Senin, 31 Oktober 2016

KONSEP DAN METEDOLOGI TEKNOLOGI SISTEM CERDAS

KONSEP DAN METEDOLOGI TEKNOLOGI SISTEM CERDAS


PENGERTIAN SISTEM CERDAS


Kecerdasan buatan atau Sistem Cerdas (AI = Artificial Intelligent) merupakan cabang terpenting dalam computer yang saat ini sedang dikembangkan. Sehingga computer memiliki fungsi seperti manusia yang tidak hanya dapat menghitung melainkan mengerjakan segala sesuatu yang bisa juga dikerjakan oleh manusia. Manusia memiliki pengalaman serta kemampuan penalaran yang baik dan itu pula yang diharapkan agar computer memiliki kemampuan penalaran serta bisa bertindak sebaik manusia. 

SEJARAH SISTEM CERDAS

Awal abad 20 – mesin yang dapat mengskakmat raja lawannya dengan sebuah raja dan ratu.
1950an -  melihat bisa atau tidaknya sebuah mesin merespon segala pertanyaan yang diajukan yang dikenal sebagai Turing Test)
1956 – system cerdas pertama kali dikenal dengan dibuatnya program LISP.
1956 – program yang dapat membuktikan teory-teory matematika.
1958 – Mesin Neural Network pertama oleh Marvin Minsky
1960 – program yang dapat mengetahui kalimat kalimat sederhana dalam bahasa inggris dan mampu memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar dalam sebuah percakapan.
1967 – ELIZA program yang dapat melakukan terapi terhadap pasien dengan memberikan beberapa pertanyaan.
1968 – expert system pertama
1972 – bahasa prolog dimunculkan
1991 – system catur ai mengalahkan manusia  (pencatur master)
Robotik – merupakan peranti mekanika yang deprogram untuk melakukan berbagai tugas sesuai dengan perintah.

Untuk AI ini dapat dibedakan menjadi beberapa sudut pandang diantaranya:

Dari prespektif penelitian.

Dimana AI adalah bagaimana membuat mesin yang cerdas dimana dapat mengerjakan dan melakukan hal-hal yang dapat dilakukan sebaik yang manusia lakukan.

Dari prespektif kecerdasan.

Studi bagaimana computer atau mesin dapat mengerjakan apa yang sebelumnya belum dapat atau tidak dapat diselesaikan dengan mudah oleh manusia.

Dari prespektif bisnis.

Ai adalah alat bantu untuk melakukan segala persoalan pada bidang bisnis dan mempermudahnya.

Dari prespektif pemrograman.

Meliputi studi tentang pemrograman simbolik, penyelesaian masalah dan pencarian


KONSEP – KONSEP SISTEM CERDAS

TIRING TEST – METODE PENGUJIAN KECERDASAN

* Turing Test – Metode Pengujian Kecerdasan yang dibuat oleh Alan Turing.
* Proses uji ini melibatkan penanya (manusia) dan dua objek yang ditanyai. Yang satu adalah seorang manusia dan satunya adalah sebuah mesin yang akan diuji.
* Penanya tidak bisa melihat langsung kepada objek yang ditanya.
* Penanya diminta untuk membedakan mana jawaban computer dan mana jawaban manusia berdasarkan jawaban kedua objek tersebut.
* Jika penanya tidak dapat membedakan mana jawaban mesin dan mana jawaban manusia maka Turing berpendapat bahwa mesin yang diuji tersebut dapat diasumsikan “cerdas”.

PEMROSESAN SIMBOLIK

* komputer semula didesain untuk memproses bilangan/angka-angka.(pemrosesan numerik)
* Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasarkan pada sejumlah rumus atau melakukan komputasi matematis.
* Sifat penting dai AI adalah bahwa AI merupakan bagian dari ilmu komputer yang melakukan proses secara simbolik dan non algoritmik dalam penyelesaian masalah.

HEURISTIK

* Istilah Heuristic diambil dari bahasa yunani yang berarti menemukan.
* Heuristic merupakan suatu strategi untuk melakukan suatu pencarian (search) ruang problema secara selektif, yang memandu proses pencarian yang kita lakukan sepanjang jalur yang memiliki kemungkinan sukses paling besar.

PENARIKAN KESIMPULAN (INFERENCING)

* AI mencoba membuat mesin memiliki kemampuan berpikir atau mempertimbangkan (reasoning)
* Kemampuan berpikir (reasoning) termasuk didalamnya proses penarikan kesimpulan (inferencing) berdasarkan fakta-fakta dan aturan dengan menggunakan metode heuristic atau metode pencarian lainnya.

PENCOCOKAN POLA (PATTERN MATCHING)

AI bekerja dengan metode pencocokan pola (pattern matching) yang berusaha untuk menjelaskan objek kejadian (events) atau proses dalam hubungan logika atau komputasional.

METEDOLOGI SISTEM CERDAS



Metedologi merupaan ilmu yang digunaakan untuk mempelajari  bagaimana caranya memperroleh suatu kebenaran dimana kebenaran tersebut didapatkan berdasarkan fakta serta pengkajian secara ilmiah sehingga kebenaran tersebut menghasilkan data yang valid dan dan diterima secara nyata.
Jadi metedologi dalam system cerdas ini adalah membuat atau mengaplikasikan lingkup system agar saling terhubung satu sama lain dan saling bekerja sama sehingga mempermudah segala sesuatunya. Salah satu contoh dari system cerdas yang banyak dikembangkan saat ini adalah
1.      system pakar. Dimana system pakar ini merupakan sebuah program konsultasi yang mencoba untuk menirukan penalaran seorang pakar / ahli dibidangnya untuk memecahkan masalah yang rumit dimana system pakar ini merupakan system cerdas yang paling banyak saat ini.
2.      Pemrosesan bahasa alami. Dimana ini merupakan proses agar kita bisa berkomunikasi dengan computer menggunakan bahasa sehari-hari serta membuat computer dapat membangkitkan bahasa manusia sehingga manusia atau user dapat memahami bahasa computer dengan mudah seperti saat ini.

3.      System sensor robotika. Dimana pada robot-robot sekarang ini sedang dikembangkan agar robot dapat merasakan apa yang dirasakan manusia, seperti hawa  panas sakit dll. Sehingga robot dapat melakukan tugas secara manual sesuai dengan kondisi yang ada tidak hanya terfokus pada program yang membuatnya.
a    


     sumber1, sumber2






Socializer Widget By Blogger Yard
SOCIALIZE IT →
FOLLOW US →
SHARE IT →

0 komentar:

Posting Komentar