Selasa, 17 November 2015

TUGAS IV TOU

TUGAS IV TOU


TUGAS 1

TUGAS 2

Organisasi yang Baik

NAMA                                    : IQBAL REZA RAMADHAN
NNPM                                    : 15114411
KELAS                                  : 2KA28


Tipe Organisasi yang Diinginkan:



tipe organsasi yang saya inginkan adalah  Tipe organisasi Fungsional, dimana  Tipe ini diciptakan oleh F.W.Taylor . Dalam tipe ini ada pimpinan yang mempunyai bawahan yang jelas sebab setiap atasan berwenang memberi komando kepada setiap bawahan sepanjang ada hubungannya dengan fungsi atasan tersebut. kenapa saya mengiinkan ini? dikarenakan tipe organsisasi ini memiliki kejelasan antara atasan dan bawahan dimana perintahnya bisa tersampaikan dengan baik.

Faktor-Faktor yang menentukan Tipe Organisasi:

1. Faktor Pribadi :

a)      Faktor personal, misalnya usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengalaman kerja dan kepribadian
b)   Pengalaman kerja. Pengalaman kerja seorang karyawan sangat berpengaruh terhadap tingkat komitmen karyawan pada organisasi. Karyawan yang baru beberapa tahun bekerja dan karyawan yang sudah puluhan tahun bekerja dalam organisasi tentu memiliki tingkat komitmen yang berlainan

2. Faktor dalam Organisasi :

a)      Karakteristik pekerjaan, misalnya lingkup jabatan, tantangan dalam pekerjaan, konflik peran, tingkat kesulitan dalam pekerjaan
b)      Karakteristik struktur, misalnya besar kecilnya organisasi, bentuk organisasi, kehadiran serikat pekerjan, dan tingkat pengendalian yang dilakukan organisasi terhadap karyawan

     a)    Nilai-nilai kemanusiaan. Pondasi yang utaman dalam membangun komitmen karyawan adalah adanya kesungguhan dari organisasi untuk bisa memprioritaskan nilai-nilai kemanusiaan.
     b)     Komunikasi dua arah yang komprehensif. Komitmen organisasi dibangun atas dasar kepercayaan, dan kepercayaan pasti membutuhkan komunikasi dua arah. Tanpa adanya komunikasi dua arah mustahil komitmen organisasi dapat dibangun dengan baik.
     c)        Rasa kebersamaan dan kerukunan. Penelitian yang dilakukan oleh Kantar (dalam Dessler, 1995) menemukan bahwa seperti dalam masyarakat utopis, organisasi yang ingin meraih kebersamaan, seluruh faktor ini bersama-sama menciptakan rasa senasip dan kerukunan, yang pada tahap selanjutnya memberi kontribusi pada komitmen karyawan.
    d)     Visi dan Misi. Dessler (1995) menyatakan bahwa pwmimpin dapat memberi inspirasi bagi tumbuhnya performansi dan komitmen karyawan yang tinggi dengan cara memberi kesempatan pada karyawan untuk dapat mengerti dan memahami visi dan misi bersama dalam sebuah organisasi.
    e)      Nilai sebagai dasar perekrutan. Nilai personal merupakan dasar kesesuaian seseorang untuk menunjukkan kesesuaian dengan organisasi.
    f)       Kestabilan kerja. Karyawan dengan kestabilan yang tinggi akan memperoleh komitmen organisasi yang tinggi pula.
g)      Pengahayatan finansial. Herzberg et.al (1959) menyatakan bahwa faktor hygiene seperti gaji hanya akan menghasilkan motivasi dalam jangka yang pendek. Oleh karena itu insentif yang diberikan kepada individu yang telah berhasil melampaui target dari apa yang ditetapkan perlu dihargai jerih payah kerja kerasnya.

 3. Faktor Luar Organisasi

a)    Persaingan global dalam  hal sumber daya manusia, artinya seluruh individu saling bersaing secara global dalam meni ngkatkan keahlian atau skill dalam bidang tertentu sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Bagan Organisasi:







Contoh Organisasi Niaga

NAMA                                    : IQBAL REZA RAMADHAN
NNPM                                    : 15114411
KELAS                                  : 2KA28
ORGANISASI NIAGA        : PT ARNOTT’S INDONESIA

TUGAS IV TOU

Pendahuluan.

Arnott's Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri makanan seperti Good time, Tim tam, Nyam nyam, Stikko, Venezia dan Prestige. Arnott’s Indonesia merupakan perusahaan biskuit terbesar didunia berdiri sejak tahun 1865 dan hingga kini telah menguasai hampir 60% pangsa pasar dunia. Berbekal pengalaman lebih dari 134 tahun, menjadikan Arnott's Indonesia sebagai market leader dalam industri dan distribusi biskuit yang memiliki kualitas dan bahan baku terbaik.

     Kelebihan dan Kekurangan Organisasi

                        Kelebihan :

1. Sudah berdiri sejak lama dan sudah memiliki banyak sekali pengalaman dalam bidangnya..
2. Memiliki teknologi yang sudah canggih.
3. Banyaknya lapangan pekerjaan yang sering dibuka 

Kekurangan :

1.  Sistem pegawai masih kontrak.
2. pengolahan limbah yang masih kurang baik.

            Konflik :

1. konfik antar karyawan

    dimana para karyawan saling bersaing dalam hal perpanjangan kontrak.

2. konflik antar perusahaan dan masyarakat.

    dimana adanya protes dari warga sekitar tentang limbah yang disebabkan.

Pengaruh :

Sebagai perusahaan yang besar konflik yang ada didalam tersebut tidak terlalu berpengaruh 
terhadap perusahaan yang sudah besar seperti ini.

Analisa :

Perusahaan PT ARNOTTS INDONESIA walaupun memiliki kekurangan tetap bisa ditutupi oleh kelebihan yang dipunyanya. oleh karena itu tidak ada hambatan apapun yang menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan terbesar.